• 14 Januari 2012

    SEKELOMPOK anak muda terjebak di tempat asing kemudian mampus oleh monster ganas. Itulah tema yang sering diambil film-film horor kebanyakan. Meski punya tema sama, namun masing-masing film punya hal-hal yang membuatnya berbeda dengan yang lain. Dan tentu pecinta horor pun akan selalu menunggu hal-hal yang selalu berulang namun terasa tidak membosankan lantaran pembeda yang kontras dengan film-film sejenis.

    Jujur saja, menikmati horor dengan latar hutan bikin mata saya adem. Keindahan alam pun terekspos jelas di sini. Sebut saja film Cold Prey, The Descent, A Lonely Place to Die, dan yang akan saya bahas di sini: Wrong Turn. Mengenai manusia yang terkena racun kimia sehingga menjadi mutan. Sebelumnya tema ini saya dapetin dari horor The Hills Have Eyes, yang punya setting lembah. Namun dalam Wrong Turn, setting-nya adalah hutan. Okey, mari kita simak review saya kali ini. Wrong Turn, Wrong Turn 2: Dead End,  Wrong Turn 3: Left for Dead dan Wrong Turn 4: Bloody Beginning.

    Wrong Turn (2003) 
    Sutradara: Rob Schmidt 

    Opening dibuka dengan aktivitas panjat tebing yang dilakukan dua mahasiswa Halley dan Rich. Sial, Rick yang sudah sampai ke bukit lebih dulu, dibunuh seseorang. Halley yang masih berusaha memanjat lengkap dengan tali yang mengikatnya, ditarik seseorang dari atas. Namun, dia bisa memutus tali dengan pisau. Meski sialnya, dia tidak bisa menyelamatkan diri ketika berada di bawah.

    Dan adalah Chris, lulusan kedokteran yang mengemudi di jalan raya untuk menghadiri wawancara kerja. Sayang, jalan yang dia tempuh terkena kemacetan. Maka dari itu dia berbalik arah dan mencari jalan lain agar sampai di tujuan. Sayang dia kesasar dan tiba-tiba menabrak sebuah mobil yang terparkir begitu saja di tengah jalan.

    Rupanya dia menabrak mobil kosong yang dihuni enam orang anak muda yang sedang travelling. Keenam orang itu mengaku mobil terganggu karena kawat yang berada di tengah jalan. Chris pun berkenalan dengan Jessie, dan sepasang kekasih yang sudah bertunangan: Scott dan Carly. Keempatnya berjalan kaki meminta pertolongan di tengah hutan. Sementara dua pasangan lain, Evan dan Franchine menunggu di mobil.

    Sambil mengisap ganja, Evan dan Franchine tak menyadari adanya bahaya. Sampai keduanya tewas ditangan manusia hasi mutasi limbah kimia yang berwajah mengerikan.

    Teror pun dimulai. Chris dan ketiga teman barunya harus berjuang menyelamatkan diri dari serangan tiga orang manusia mutan yang siap mencincang para korban. Hal ini terjadi setelah mereka masuk ke dalam rumah kosong yang ternyata merupakan tempat monster. Setelah mereka sadar, mereka pun berniat keluar. Namun gerombolan monster datang dan mengharuskan Chris dan yang lainnya untuk bersembunyi.

    Berjam-jam kemudian, dua monster dalam rumah tertidur. Chris dan ketiganya mengendap-ngendap untuk kabur dari rumah. Sayang usaha mereka ketahuan si monster. Mereka berlari sampai Scott menjadi korban. Sisanya menaiki menara, menara dibakar monster, ketiganya pun terjun bebas dan nyungsep di pepohonan. Sial, Carly menjadi korban dengan bagian rahang yang dibacok dengan kapak. Sisanya, Crish dan Jessi harus berjuang menghindari monster-monster itu.

    Wrong Turn 2: Dead End (2007)
    Sutradara: Joe Lynch
     

    Film bertema hal yang sedang gandrung saat itu: serial reality show survival ala Survivor, dan penggunaan kamera tangan seperti dalam A Blair Which Project. Film dibuka ketika artis pemula, Kimberly mengemudi menuju lokasi syuting reality show. Sayang, dia kesasar dan mobilnya menubruk seseorang. Dia turun dan melihat seseorang terkapar. Sial, saat seseorang itu didekati, rahang Kimberly malah digigit. Kimberly sekarat dan terhuyung, tak menunggu lama, seorang monster datang dan membelahnya menjadi dua bagian. Yeah, opening yang lebay. Ketika kapak  bisa ngebelah orang dari atas sampai selangkangan. Wuaw!


    Dan acara reality show itu dipresenteri mantan militer AS, Dale. Acara itu diikuti enam orang kontestan. Karena Kimberly yang menjadi salah seorang kontestan tidak datang, produser bernama Mara pun menggantikan. Mara punya kekasih bernama Michael yang berperan sebagai kameramen.

    Sementara sisa anggota yang lain yaitu, model bernama Elena (kalian ingat dengan Final Destination 3 ketika dua cewek kebakar di tanning tube? Yeah, salah satu cewek itulah pemerannya), pemain skateboard yang mesum, Jonesy; perwira marinir AS yang lesbian, Amber; mantan pemain sepakbola kulit hitam yang tangannya cedera, Jake, dan seniman lukis yang krisis kepercayaan dengan orang lain, Nina.

    Kelompok pun dibagi menjadi dua orang. Mereka harus bertahan sampai lima hari ke depan lengkap dengan kamera yang menghiasi pepohonan. Nina berpasangan dengan Mara, Jonesy berpasangan dengan Amber, dan Elena berpasangan dengan Jake.


    Mereka terlibat hubungan sosial singkat masing-masing. Sementara Michael sedang mengambil gambar Elena dan Jake. Michael berharap scene itu akan menjadi scene yang diatur sedemikian rupa lengkap dengan bumbu seks. Namun Jake enggan dan lebih memilih pergi. Elena yang sudah keburu horny malah mengoral penis Michael. Sial, adegan itu dilihat oleh Mara, kekasih Michael. Di sini, Nina pun bersimpati pada Mara. Namun permainan acara TV harus berlangsung.


    Dan kesenangan itu harus berakhir manakala makhluk-makhluk mutan itu mulai menunjukkan diri. Mereka menyerang Dale. Namun karena punya kemampuan mempertahankan diri yang baik, Dale mampu melawan

    Nina dan Mara pun menemukan sebuah kabin yang mereka pikir bagian setting dari acara. Namun rumah itu dihuni oleh keluarga mutan yang salah satunya sedang bersalin. Keduanya kabur, namun Mara tewas.Sementara Elena yang sedang berjemur dengan bikini, tewas pula oleh monster kakak beradik yang inses. Begitulah korban berjatuhan dengan cara-cara tragis dan mengerikan. Sebab, monster itu adalah sosok pintar yang mampu merancang jebakan maut seolah-olah sedang berusaha menangkap binatang. Yang lebih mengerikan, dalam film sekuel ini, kita menemukan fakta kalau mereka ternyata kanibal.
    .
    Wrong Turn 3: Left for Dead
    Sutradara: Declan O'Brien

    Opening Scene dibuka dengan aksi sekelompok anak muda yang sedang melakukan arung jeram. Seusai itu mereka beristirahat dan kita akan disuguhi pemandangan yang wah ketika salah seorang cewek bertopless dia. Keempat orang itu adalah Alex (perempuan kulit putih) dan teman-temannya Sophie, Brent, dan Trey.

    Saat Alex pergi untuk mencari Trey, Sophie dan Brent hendak memadu kasih aka koitus. Sial saat hendak beraksi, payudara Sophie tertusuk panah. Enggak hanya itu, mata sebelah kanannya juga tertusuk panah. Si monster keluar dan memakan mata itu. Sialnya, Brent malah lari, dan dia kena perangkap yang membuat tubuhnya terbelah menjadi tiga bagian. Oh, ya, ampun!

    Scene beralih pada sipir penjara Nate yang ditugaskan untuk memindahkan sekelompok narapidana bersama Walter (polisi kulit hitam). Para napi itu  adalah Willy, Crawford, Floyd, Brandon, dan Chavez. Dan mereka menggunakan bus di malam hari melewati jalan hutan di kawasan Virginia. Sayang, sebuah mobil menubruk bis mereka hingga jatuh ke jurang. Hal ini membuat narapidana bebas meski kaki mereka terantai dan tangan mereka terborgol.

    Chavez sebagai kriminal kelas kakap, mulai menjadi pemimpin. Dia mengintimidasi tahanan lain termasuk Nate. Kemudian seorang perempuan datang meminta pertolongan. Dia adalah Alex, korban yang selamat. Mereka pun terus berjalan keluar dari hutan. 

    Tak lama mereka menemukan mobil penuh dengan uang yang berkarung-karung. Chavez pun menyuruh semua orang mengangkut uang itu. Sementara Walter ditembak lantaran tidak mau bekerja sama. Di sisi lain, monster-monster itu mulai mengganggu mereka. Terlebih ketika Chavez membunuh seorang monster dengan memenggal kepala si monster. Hal ini menyulut amarah monster lain. Teror pun dimulai.

    Wrong Turn 4: Bloody Beginning (2011)
    Sutradara: Declan O'Brien


    Film dibuka dengan setting tahun 1974 di sebuah gedung sanatorium RSJ yang salah satu selnya dihuni oleh manusia mutan. Mereka adalah empat kakak adik yang kanibal dan berwajah buruk rupa. Sialnya, hari itu mereka berhasil kabur dan membabi buta dokter dan psikiater di sana. Salah satunya menyetrum psikater perempuan dengan alat kejut dan memerangkap dokter sampai tangan dan kakinya terpotong.

    Setting berlanjut pada 2003 ketika sekelompok mahasiswa hendak liburan di tengah musim dingin. Mereka adalah cewek jomblo, Kania; sepasang lesbian Sara dan Bridget; Lauren, Jenna, dan pacar-pacar mereka Kyle, Vincent, dan Daniel.

    Saat mengendarai motor, mereka tersasar, dan menemukan sebuah gedung tua. Mereka masuk dan berpikir tidak ada satu pun orang di sana. Lantas, horor pun dimulai ketika tempat itu ternyata ditinggali tiga monster yang haus akan daging manusia. Selanjutnya bisa ditebak, bagaimana cara mereka menyelamatkan diri.

    Tetralogi Wrong Turn

    Sebagaimana film franchise lain kecuali Saw, Wrong Turn bisa dinikmati tanpa menonton filmnya yang pertama, alias bisa ditonton secara random. Meski tidak menawarkan sesuatu yang baru, namun efek dramatisasi dan bumbu suspense tercium pekat terutama Wrong Turn 2 sampai 4. Menyoal  ending mana yang lebih menarik, Wrog Turn 3 lah jawaranya.

    Di sana ada adegan paling mengerikan ketika seorang narapidana dijebak lalu tubuhnya diseret dengan menggunakan mobil. Wajahnya pun hancur karena berbenturan dengan aspal jalan. Selain itu, film ketiga ini punya ending yang cukup dramatis dan lumayan tidak terduga. Sisi humanisnya, keserakahan dapat membunuhmu. Yah, ketika dalam keadaan paling mendesak, seseorang merasa harus membawa pergi berkarung-karung uang. Dan ketika mereka selamat, dua di antaranya kembali untuk mengambil uang yang tersisa. Sial, ada aksi bunuh membunuh antarmanusia di sini, sampai akhirnya pembunuh 'sebenarnya' muncul dan siap menyerang. Sayangnya pemeran utama perempuan kurang menghayati perannya. Dia terlihat tidakbagus.

    Sementara saya sedikit kecewa dengan Wrong Turn 4, yang menceritakan kisah paling awal sebelum Wrong Turn di seri 1 dan tiga berlangsung. Adegan perburuan tidak lagi dilangsungkan di hutan. Melihat kovernya yang berbau salju, saya pikir monster itu akan menyerang di tengah salju, namun ternyata adegan baku hantam dan penyiksaan dilakukan di dalam gedung. Meski demikian, dalam film keempat ini, kita akan menemukan adegan penyiksaan yang jauh lebih eksplisit dengan durasi lumayan panjang. Terutama adegan menyembelih daging manusia yang masih hidup, lalu dimasak di atas penggorengan. Selain itu, Wrong Turn 4 punya ending yang menarik meski tidak mengejutkan. Ketika dua perempuan yang selamat, harus kehilangan kepalanya karena jebakan.



    Yang mengecewakan tentu Wrong Turn jild pertama. Kalaulah saya menontonnya pada tahun rilis, mungkin akan sangat menarik. Apalagi dua pemain utamanya punya fisik yang menjual. Adegan terjebak di dalam rumah pun punya ketegangan yang lumayan bikin jantung dag dig dug. Apalagi usaha kabur di pepohonan. Meski demikian, karena horor pada masa itu tidak sesinting sekarang, adegan pembunuhan pun tidak ditayangkan secara gamblang. Selain itu, ending pun dibuat tidak impresif.


    Dan, sebagaimana film horor kebanyakan, unsur seks juga dimasukkan di sini. Jika Wrong Turn 1 aman dikonsumsi 'semua kalangan' karena tidak ada seks di sana. Maka dalam Wrong Turn 2 sampai 4, kita akan menemukan scene perempuan topless. Sialnya, dalam Wrong Turn 4, kita disuguhi adegan koitus dengan durasi yang lumayan lama. Sampai saya mikir 'penting enggak, sih, scene kayak gini dibuat lama?'. Soalnya tanpa scene itu pun, cerita masih bisa berjalan baik.

    Kalau ditanya mana yang lebih baik, Wrong Turn 2 lah pemenangnya. Film ini mendapat tanggapan baik dari kritikus. Barangkali karena eksekusi di akhir cerita berjalan begitu menegangkan meski tanpa ending yang menghentak.

    Dan pada akhirnya, Wrong Turn adalah film franchise yang ditunggu-tunggu kelanjutannya selain Final Destination, Cold Prey, Saw, atau Scream.

    *

    Wrong Turn
    Cerita: 7 Akting: 8 Ending: 6 Teknis: 7 Score: 6
    Wrong Turn 2: Dead End
    Cerita: 8 Akting: 8 Ending: 6 Teknis: 8 Score: 8
    Wrong Turn 3: Left for Death
    Cerita: 8 Akting: 7,5 Ending: 9 Teknis: 7 Score: 8
    Wrong Turn 4: Bloody Beginning
    Cerita: 8 Akting: 7 Ending: 8 Teknis: 9 Score: 8

    8 Komentar

    Anonim mengatakan...

    gilaaaaaaaaaa,,seremm,,ku dah pernah liat yg ke 1 dan ke 2,,memang mengerikan -___-,andre

    dian andriyana lutter mengatakan...

    yg ke 4 ga seru aksinya...menurut saya....
    lom liat yg 4..nyari ah

    dian andriyana lutter mengatakan...

    ya ke 3 maksudnya...hehehe

    Delllana mengatakan...

    yang ke 4 udah nonton rame rame sama temen sekelas..pas adegan 'waw' nya dicepetin sih. Ahaha. Endingnya mengejutkan =..=''

    Unknown mengatakan...

    gua pernah liat yang WRONG TURN 2 DEAD END mengerikan banget!!! apalagi openingnya ngeliat Kimberly kepotong

    Indra sugara mengatakan...

    Wrong turn 1,2,3 dan 4 seru semua dan sadis.
    Wrong turn ke 5 belum nonton

    rahmat mengatakan...

    aku tinggal worn turn ke 3 lum aq koleksi yg lain udahan,.....

    Fathur mengatakan...

    ijin copas ya gan

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    SMNDY Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan