- Home>
- Film Horor >
- Piranha 3DD: Horor Cabul bin Imbisil
25 Juni 2012
TIDAK ada yang bisa diharapkan dari Piranha 3DD, sebuah sekuel dari Piranha 3D yang ulasannya saya bikin setahun yang lalu. Jika kamu menganggap bahwa sekuelnya lebih keren dan sadis, kayaknya kamu perlu nelen semen kucing aja dulu deh, supaya bikin euforia sendiri kalau film ini yahud. Faktanya, menurut saya dan kritikus film lain, film ini sama sekali enggak menakutkan. Bahkan lebih ke tolol.
Piranha 3D tidak disangka-sangka menjadi salah satu horor dengan kesadisan yang waw. Sampai-sampai Rizal Mantovani bikin pelem Jenglot Pantai Selatan yang adegan kecekek jenglotnya mirip orang kebanyakan minum kopi tai luak. Piranha 3D punya efek ketegangan luar biasa dan menggabungkan dialog lucu yang cenderung cabul dengan pas. Ada pun scene-scene cewek sensual yang disediakan secara eksploratif, cukup terasa sebagai bumbu.
Sementara Piranha 3DD tidak sebaik prekuelnya. Bahkan cenderung menolol-tololi kita sebagai penonton. Begitu banyak alur tak lucu dan dialog dangkal. Berharap akan jadi Scary Movie, tapi ketawa aja enggak bisa. Belum lagi dengan banyak adegan di film-film horor lain yang sepertinya sengaja diambil Piranha 3DD. Entah sengaja sebagai plesetan, atau memang plotnya demikian.
*
Jika kamu usai menyaksikan ending Piranha 3D, di situ seekor ikan piranha raksasa mencaplok salah seorang korban. Bayangan kita setelah dibuat sekuelnya, pasti film yang kedua itu punya cerita mengenai monster ikan yang lebih ganas, yang lebih raksasa. Nyatanya, hanya sebatas kekacauan konyol di kolam renang. Ketika sebuah kolam renang baru dibuka khusus dewasa. Kenapa? Karena kamu akan menemukan banyak perempuan yang enggak sungkan-sungkan memamerkan buah dadanya di situ.
Untuk membuat tempat itu lebih menjual, sang pemilik mendatangkan David Hasselhoff (berperan sebagai dirinya), sebagai mantan aktor yang terkenal dengan drama seri TVnya Baywatch. Sementara seorang gadis memperingatkan kalau air kolam renang yang diperoleh dari air laut terdekat, berkemungkinan terkontaminasi oleh ikan-ikan piranha zaman purba yang liar. Seperti yang bisa kita tebak, sang pemilik tak mengindahkan sampai akhirnya piranha itu menyerang orang-orang di kolam renang.
Konsep cerita itu diperburuk dengan bumbu-bumbu film lain seperti film Alien, ketika itu ikan sengaja milih makhluk hidup betina atau manusia bergender perempuan, untuk mempermulus keturunan. Enggak heran ikan-ikan piranha ini pada mesum dan lebih memilih korban cewek daripada cowok. Enggak hanya itu, film Teeth yang juga pernah saya bahas dicomot sedemikian rupa. Yakni ketika satu scene muda-mudi tengah berhubungan intim dan si cowok menemukan dirinya tak berpenis lagi setelah digigit piranha yang bersemayam di tubuh si cewek.
Ketololan demi ketololan berlangsung tanpa ampun sehingga efek ngeri sama sekali tidak mampu kita dapatkan. Ditambah dengan adegan konyol Hasselhoff sebagai penjaga pantai yang malah membiarkan orang-orang terserang ikan piranha. Hubungan 'emosional'nya dengan seorang anak pengunjung pun sama sekali tidak menawarkan apa-apa. Belum lagi dengan banyaknya adegan slow motion ala Baywatch yang lumayan sering diterapkan. Bukannya ketawa, yang ada malah muntah.
Mungkin film ini memang sengaja dibuat tolol dalam artian sebenarnya. Sehingga penonton akan sadar sesadar-sadarnya kalau kita ternyata cuma jadi korban kegajean kreator. Ending film ini pun terbilang apa-apaan. Yaitu ketika si anak sengaja merekam seekor piranha yang tergeletak di daratan dengan kamera hape. Tak lama piranha itu memakan kepala si anak. Bukannya ditolong, kebanyakan orang malah mengabadikan tewasnya si anak tanpa kepala dengan menggunakan kamera hape yang mereka punya. Benar-benar apa-apaan.
Saya tidak merekomendasikan film ini buat ditonton. Jadi sebaiknya lupain aja pelem ini. Meski tentu di beberapa scene, adegan-adegan mengerikan berhasil secara teknis.
*
Score: 5/10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


5 Komentar
aku ingta banget dgn flm ini. waktu itu aku nonton film ini pas lagi kuliah, di dalam ruang kelas, pas dosennya lg ngasih kuliah, aku ma 2 temanku nonton film ini. ambil bagian yg seru2 aja. Keren gila! hahha
woi ini film sekuel, rilis tahun ini. makanya baca dulu deh, jangan asal komeng
waktu itu aku nonton film ini di rumah temenku, dan aku bener2 gak ngerti kenapa piranhanya bisa berkembang biak di tubuh si cewek, kalo di logika-in sih harusnya di cewek udah mati duluan soalnya organ dalamnya pasti di makan si piranha buat berkembang biak.
film ini gak bagus ah, terlalu banyak adegan yang gak baik
gue belum nonton dan ga tertarik sama sekali -,-
horror tentang keganasan hewan yg mainstream dan sangat ecek ecek sepertinya.
bener bgt -3-') pas scene crystal mati, masa tiba" piranha keluar dri mulutnya? o_o muncul dri mana?
Posting Komentar