• 31 Mei 2012


    SEBULAN yang lalu, kamar kos di sebelah kamar saya yang sebelumnya tak berpenghuni, dihuni oleh satu keluarga kecil. Mereka ada seorang ayah, seorang ibu, dan seorang anak. Satu bulan yang lalu itu mereka pindahan di  areal kos-kosan yang saya tempati dengan semarak. Mereka membawa beberapa peralatan rumah tangga untuk dimasukkan dalam kamar dengan kamar mandi di dalam yang memang tak seberapa besar itu


    Saking semangatnya, mereka mengecat dinding kamar mereka dengan warna hijau. Satu tiga hari, sang ayah kelihatan bekerja dan pulang pada malam. Sang ibu dan anak perempuannya yang balita selalu berada di kamar. Dan saya tidak heran lantaran anak perempuan itu selalu menangis. Sebab saya tahu, terlebih ketika teman yang mengaku bisa melihat jin, berkata kalau tempat yang saya huni sekarang adalah sarangnya jin.

    Dia bilang ada begitu banyak jin yang menempati kawasan yang saya tinggi. Mereka sudah berada di sini jauh sebelum kos-kosan ini dibangun. Saya tidak ingin bertanya tentang seberapa banyak mereka, karena bagi saya itu informasi yang mungkin akan bikin saya ketar-ketir. Tapi katanya, jin kecillah yang kerap mengganggu saya. 

    Teman saya mengatakan, jin itu biasanya hanya melihat aktivitas manusia. Mereka tak dapat menunjukkan diri terutama pada manusia yang memang tidak punya bakat "melihat". Dan mereka ini akan mendatangi manusia jika manusia itu berkubang dosa (bahasanya plis deh =.=).  Katanya kalau saya lagi bermanja-manja dengan tangan kanan saya, para jin itu akan lebih banyak mendatangi dan tertawa bersama-sama ketika saya "sampai". Diceritakan begitu betapa saya langsung shock dan rasanya ingin jatuh ke pelukan Emma Watson. Teman saya juga bercerita jika saya pergi dalam waktu yang lama dalam meninggalkan kos. Jin-jin ini akan menempati kamar dan berpesta. Entah pesta apa yang dimaksud. Tapi amat menyeramkan jika membayangkan mereka, entah dengan bentuk seperti apa, bersorak-sorak gaje di kamarmu.

    Kata teman saya lagi, jin kecil ini kerap mengelus kaki saya dan mencium leher saya ketika saya tidur. Saya lumayan bergidik. Saya tidak merasa, kata saya. Tapi sering si anak kecil ini menggoda saya begitu. Awalnya saya tidak percaya, tapi sekira dua minggu yang lalu saya merasa gelisah sekali sebelum saya terbangun di jam setengah empat pagi. Saya merasa bermimpi buruk, dan saat itu dengan tiba-tiba saya membukakan mata. Betapa terkejutnya saya saat yang saya lihat adalah sosok pendek dengan kepala yang agak besar hitam legam. Seperti rambut kribo yang besar sekali sementara tubuhnya pendek.

    Katanya ini penampakan jin.
    Tapi keknya hoax dueeeh! =.=
    Saat itu saya melihat sekilas sebab dengan sekali kedip, penampakan itu langsung hilang. Yang jelas saya pikir hanya gigi dan matanya saja yang terlihat berwarna putih. Saat itu saya berteriak kaget. Dan langsung wudu dan salat Subuh. Seminggu yang lalu saya mengalami hal yang sama. Kali ini saya malah kesal dan melemparkannya dengan bantal secara refleks. Namun tentu dia kesenangan melihat saya terganggu. Tapi jauh sebelum itu, di bawah leher saya pernah terdapat bekas cakaran. Seperti cakaran kucing dengan goresan yang lumayan panjang. rasanya perih. Saya pikir saya mencakar diri saya sendiri saat tidur. Sebab mungkin saya sedang mau garuk sana-sini tapi akhirnya kecakar sendiri. Tapi kuku saya tidak panjang. Jadi apa yang menyebabkan itu terjadi? Goresan "cakaran" itu lumayan perih. Tapi sekarang sudah sembuh.

    Saya pun menghubungkannya pada si anak kecil tadi, sebab setelah saya tahu keberadaan mereka dari teman yang bisa lihat, saya pikir mereka mulai mengerjai saya terang-terangan. Paling tidak dilakukan oleh si anak kecil tadi. Dan perlu diketahui bahwa tempat ini lebih banyak tak dihuni. Kebanyakan kamar kosong melompong karena penghuni sebelumnya sudah angkat kaki. Namun ada satu kamar yang katanya "sarang" sesungguhnya kalangan jin. Yaitu kamar yang ditempati keluarga kecil tadi.


    Kalo jinnya kek gini celu kali ea.
    HUSH!
    Kamar itu lembap, ada kamar mandi di dalam juga di sana. Lengkap dengan wastafel. Sementara kamar saya bersebelahan dengan kamar tersebut dan tidak menerima gangguan signifikan. Sebab mereka hanya bisa melihat saya dan saya tidak. Sangat adil karena saya tidak pernah mau tahu wujud dan aktivitas mereka seperti apa. Hal itulah yang membuat saya berpikir kalau keberadaan jin-jin itu menjadi penyebab minggatnya keluarga yang mengontrak.


    Acara pindahannya pun dilakukan secara misterius. Pak Kos mendatangi saya usai periksa kamar demi kamar. Katanya kamar yang itu sudah tidak ada lagi barang-barang ketika Pak Kos melihatnya dari jendela. Dan benar, kamar itu kosong melompong. Sialnya, kunci kamar itu dibawa pergi. Jadi Pak Kos perlu waktu untuk mengambil kunci cadangan.



    Saya tidak tahu apa yang keluarga itu lihat. Tapi kata teman saya, keluarga itu akan pergi setelah tiga bulan menetap. Prediksinya salah, mereka sudah pergi kurang dari sebulan saja. Sebab sebelumnya mereka sangat jarang terlihat di kamar itu. Sementara teman sekosan saya yang lain juga pernah menemuka keanehan pasca perginya penghuni kos itu secara misterius. Katanya suara keran air dalam kamar mandi di kamar itu terkadang terdengar di jam 12 malam. Dan saya tidak mendengarnya karena tersamar oleh bunyi laptop saya yang berisik, atau mungkin saat itu saya sedang tidur


    *


    KALAU selama ini seseorang mengaku melihat hantu, sebenarnya yang dia lihat adalah jin yang menampakkan diri. Jin atau setan/iblis selalu punya cara untuk menggoda manusia. Maka tidak heran dalam masyarakat tradisional, dikenal nama-nama setan seperti kuntilanak, pocong, tuyul, yang masih menjadi momok manusia turun temurun. Jin, seperti halnya manusia, tidak selalu jahat. Ada jin muslim yang taat beribadah dan melakukan aktivitas peribadahan sebagaimana layaknya muslim. Namun, lebih banyak jin yang menggoda manusia atau yang lebih dikenal dengan sebutan iblis.

    Yang penting kuncinya adalah rajin beribadah. Jika kita tidak mengganggu, mereka pun tak akan mengganggu. 

    *


    9 Komentar

    Miawruu mengatakan...

    waduh.. keingat ma cerita rumah hantu di amityville yg berhantu sehabis satu keluarga dibunuh oleh putra nya plg sulung. kyk film exorcise gt *merinding*

    btw, ni ada cara ruqyah. rajin baca surat al baqarah aja wan, kl bs tiap magrib. biar ga betah merekanya disana dan ngungsi ke poon sebelah :P minimal ga berani gangguin lagi.

    http://sunnahismylife.blogspot.com/2012/04/mengobati-guna-guna-sihir-menurut-al.html

    http://milikbersamablog.blogspot.com/2009/05/cara-islami-untuk-mengusir-gangguan.html

    Ariya mengatakan...

    Wah, yang pak Saman alami memang gangguan jin.
    DULU, saat saya SMP saya bisa melihat berbagai macam bentuk dan jenis penampakan, seperti genderuwo, kepala manusia di jalan gang, tante kunti di atas pohon, dll banyak.

    Menurut guru ngaji saya, hal tersebut dikarenakan saya ternyata dimasukin/ditemani jin (bkn jin biasa, istilahnya jin pangkat tinggi, gangguannya jg tinggi) yg asalnya dari sekolah saya yg terkenal angker. Cukup stress juga, punya kemampuan yang menurut saya 'kelainan' itu.

    Jika ini diteruskan, kata guru saya, saya bisa sinting/gila. Saya pun akhirnya diruqyah. Tidak seperti yang ada ditipi2 dulu sampe teriak2/nangis2 gitu, biasa saja, namun terasa ada "sesuatu" yang keluar dari ujung jari, hidung, mulut, dll lalu badan saya melemas. Sejak saat diruqyah dulu, hingga saat ini, saya tidak pernah melihat hal2 gaib lagi. Malah merindingpun tidak pernah hingga skrg. Saya senang menjadi 'normal' kembali.

    Jadi, menurut saya kemungkinan besar, seperti kata teman pak Saman juga, pak Saman sedang dimasuki/dihinggapi oleh jin, melihat faktor tempat tinggal pak Saman yang katanya juga sarang jin. Jika sekarang masih jin anak2, maka ada kemungkinan jin2 lain (dg pangkat lebih tinggi) bisa mengganggu pak Saman kedepannya. jika bnr2 terlalu mengganggu, ruqyah solusi yg sangat baik.

    Riu is me mengatakan...

    mau kucingnyaaa...

    btw, biar gak diganggu ma mahluk gak terlihat itu, ada satu tips mujarab. Sering jaga kebersihan aja deh! baik badan atau pun tempat kamu tinggal. mahluk tak tampak seperti itu biasanya akan bertempat di tempat yg kotor2.

    oiya, kangen meme nih...

    Anonim mengatakan...

    maksud kalimat baris pertama paragraf ke tiga apa, kang?

    mbip mbop mengatakan...

    berkubang dosa dan bermanja-manja dengan tangan kanan hingga sampai ternyata bisa menjadi magnet bagi para jin itu ya? hmmm,,,nice inpoh,,,

    mbip mbop mengatakan...

    berkubang dosa dan bermanja-manja dengan tangan kanan hingga sampai ternyata bisa menjadi magnet bagi para jin itu ya? hmmm,,,nice inpoh,,,

    Diabolus_Bonus mengatakan...

    Itulah...

    jgn sering2 pake tangan kanan... hahaha...

    trus, sepeninggal orang yg gk sampe sebulan itu, ditempatin siapa??

    kmu?

    Diabolus_Bonus mengatakan...

    Itulah...

    jgn sering2 pake tangan kanan... hahaha...

    trus, sepeninggal orang yg gk sampe sebulan itu, ditempatin siapa??

    kmu?

    herizal alwi mengatakan...

    apa gua harus koprol trus bilang "WOW GITHU !
    =))

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    SMNDY Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan