• 16 Oktober 2015





    SUDAH lama tidak menulis tentang perkucingan. Tulisan ini terinspirasi dari cara merawat kucing oleh bibi saya yang kelewat 'sadis'. Kenapa begitu? Karena dia tidak paham tentang seluk beluk kucing. Kebanyakan anak kucing yang dipeliharanya mati karena penanganan yang salah. Mulai dari menyuapi anak kucing dengan sendok seperti halnya bayi, memenjarakan induk kucing agar tetap menyusui, atau mencampurkan anak kucing lain ke satu induk.


    1. Jangan Pisahkan dengan Sang Induk

    Anak kucing masih sangat butuh ASI. Jangan pernah si meong berjauhan dengan si induk.

    2. Jangan Pindah-Pindah Tempat Bersarang

    Induk kucing sangat posesif terhadap bayi-bayinya. Biasanya dia akan merawat bayi-bayinya di tempat ia bersalin. Ia sudah memilih tempat terbaik, hangat, dan tersembunyi agar tidak diganggu kucing lain. Jika kamu mau memindahkannya, pastikan induk kucing juga menghendakinya. Jika tidak, maka si induk kucing akan kabur membawa kucing-kucingnya. Malah kemudian bayi-bayinya tercecer karena si induk tidak membawa semua bayinya.


    3. Jangan Kasih Bayi Kucing Makanan Padat

    Biarkan bayi kucing hanya mengonsumsi ASI. Beri dia makanan padat tapi basah pada usia 2 - 3 bulan. Memberi makan bayi kucing dengan makanan wet food akan membuat dia mudah buang air besar. Dan itu akan merepotkan si induk. Kucing kan membersihkan kotoran dengan lidahnya.


    4. Biarkan Si Induk Bermain dengan Anaknya

    Waktu kamu kecil, kamu pasti pernah menyangka induk kucing memakan si anak kucing lantaran si induk menggigit leher si bayi. Itu adalah cara dia memindahkan kucing. Gigitannya pun tidak tajam, disesuaikan. Begitu pula saat dia bercanda, dia akan tampak seperti berantem pada anaknya. Namun dia hanya bercanda. Dia tidak akan pernah menyakiti bayi-bayinya. Saat bercanda, seekor kucing tak akan benar-benar menggigitmu atau mencakarmu.

    5. Jangan Dimandikan

    Kucing bukan hewan ternak yang lazim dimandikan. Kalau terpaksa dimandikan, hanya karena dia kotor sempat berkubang ke lumpur dan sejenisnya. Cukup di lap karena kucing adalah hewan yang suka bersih-bersih dengan menjilati bulu-bulunya.

    6. Musnahkan Kutu

    Kutu-kutu kucing adalah sejenis kutu loncat yang tidak bisa dipites. Memang banyak cara membasminya, salah satunya bedak kucing. Itu pun berefek pada pernapasan dan mulut kucing. Cara manualnya adalah, dengan hati-hati kamu ambil kutu itu. Jangan sampai lepas, lalu benamkan ke air. Pastikan kutu itu terbenam. Mereka akan bergerak dua detik lalus setelah itu mati. Kutu kucing bisa mengenai kulit manusia dan menimbulkan gatal serta bekas yang susah dihilangkan. Jadi hati-hati.

    7. Kucing Belekan?

    Bayi kucing belekan karena dia selalu memejamkan mata saat menyusu, dan ASI mengenai matanya. Ini lazim terjadi pada bayi kucing. Kamu bisa membasuhnya dengan air hangat dan kain. Atau pakai salep mata dan obat tetes mata yang biasa digunakan untuk manusia. Kadarnya disesuaikan dan jangan sering-sering. Hentikan penggunaan saat mata si kucing kembali bersinar cling.



    8. Pastikan Kucingmu Sehat

    Ciri-ciri kucing sehat adalah bulu-bulu yang mengilat, mata yang berbinar, dan juga lincah. Kucing adalah makhluk predator jadi biarkan dia bermain di luar, bermain dengan saudaranya, dan menangkap hewan-hewan kecil untuk ia permainkan atau ia makan. Jangan lupa, bantu kasih makan si induk. Kucing betina lebih cekatan menangkap tikus daripada kucing jantan karena tenaganya terjaga. Tidak digunakan untuk berantem seperti halnya jantan. Kasih si induk makananan. Tidak harus makanan kucing khusus. Tongkol campur nasi juga oke.


    9. Jangan Campur Aduk Anak Kucing

    Induk kucing mengetahui identitas anaknya dari bau. Dia akan menggeram jika ada anak kucing lain yang kamu paksa agar disusui olehnya. Meskipun ada kucing yang tak jeli, tapi kasihan juga kan satu tubuh disusui oleh banyak kucing. Pastikan ASI kucing ekslusif hanya untuk anak-anaknya. Kalau terpaksa ada bayi kucing terlantar yang kehilangan ibu, coba gosok-gosokkan bulunya pada bayi-bayi kucing sang induk. Kalau baunya sudah menyatu, si induk akan berpikir kalau bayi terlantar itu adalah anaknya. Hal ini tak berlaku bagi kucing yang jeli. Biasanya kucing yang baru melahirkan (ibu muda).

    10. Jauhkan dari Jangkauan Kucing Dewasa Lain

    Kucing jantan dewasa biasanya akan agresif pada bayi kucing yang jantan. Bayi akan diculik dan dimatikan karena bayi jantan otomatis akan menyainginya di kemudian hari sebagai si penguasa satu tempat. Tapi  kucing jantan sangat ramah pada 'istri dan anak-anaknya'. Kucing jantan akan menandai sarang istri dan anak-anaknya dengan air seninya sendiri agar tidak ada kucing lain yang mengganggu. So romantic. :3

    Kalau kucingmu sudah remaja atau dewasa, biasanya sang induk sudah tak akan menyusui karena lewat masa sapih. Si induk akan menjaga jarak dan anak kucing pun mandiri. Kalau sudah dewasa, jangan pernah kebiri kucingmu, ya.

    Tips di atas perlu dicoba. Tapi saya nggak yakin itu bisa dilakukan catlovers prokebiri. Hihi ...

    Meooong ... Say No to Sterilisasi. Kucing punya  hak bereproduksi dan memiliki syahwatnya sendiri. Jadilah pecinta kucing yang punya akal dan nurani.


    *



    7 Komentar

    Unknown mengatakan...

    saya biasanya juga seperti itu, tapi kucing saya gak mau nyusui anak anaknya, setiap kali anaknya habis atau mau nyusu induknya lansung nutupi susunya , ibu saya sampai geregetan.

    alhasil baru 5 hari anaknya sudah mati semua.

    saman mengatakan...

    Harus dipastikan, apakah benar itu lima anaknya. Jangan sampai ada bayi yg bukan anaknya di sana. Jadi induk kebingungan sama baunya. Kedua, apakah bayi2 itu sering dimandikan. Karena dimandikan, artinya bau kucing akan hilang. Jarang ditemukan induk yang tidak mau menyusui anaknya sendiri. Rata2 insting mereka jalan. menyusui anaknya.

    Unknown mengatakan...

    saya cuma punya satu kucing betina, dan setiap melahirka anaknya paling banyak cuma dua, kemarim malah cuma satu, pas lahiran pertama mungkin karena saat itu dia hamil masih sangat muda, susunya masih kecil, jadi mungkin airnya belum keluar, yang kedua dia melahirkan 2 anak tapi dua duanya cacat, matanya buta, yang satu mati yang satu alhamdulillah hidup sampai kira kira berumur 3 bulan, namun sayang hilang pas saya sekolah, kata tetangga saya ngelihat kucing dibawa sama orang gila, saya sampai nyamperin kerumaah orang gilanya , yang ketiga cuma ngelahirin satu doang dia mau nemein anaknya, tapi kalau anaknya mau nyusu dia langsung gerak gerak sampai anaknya lepas, sekarang dia lagi hamil lagi, tapi meskipun dia lagi hamil dia masih kawin, didalam rumah lagi kawinya, aduh! maaf ya mas saman saya jadi ngomong panjang lebar gini :),

    Unknown mengatakan...

    Kalau kucingnya dipakaiin jam tangan anak lucu kali ya kak :D

    TJ mengatakan...

    Kalo ga dikebiri, anak2nya mau dikemanain? Kan kalo banyak, biaya yg dikeluarkan banyak juga. selain itu, rumah pasti penuh. Karena mereka beranakpinak terus...

    TJ mengatakan...

    Kalo ga dikebiri, anak2nya mau dikemanain? Kan kalo banyak, biaya yg dikeluarkan banyak juga. selain itu, rumah pasti penuh. Karena mereka beranakpinak terus...

    saman mengatakan...

    sama seperti manusia dan makhluk hidup lain, mereka semua sudah punya rezeki dan nasib-nasib lain. kalau kita yg kontra kebiri kasih saran pasti yang prosteril menolak mentah-mentah. kucing bisa diliarkan karena mereka adalah hewan petualang.

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    SMNDY Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan