• 12 Januari 2013

    MENGAMBIL latar tragedi tsunami yang menyerang pantai di Asia Tenggara khususnya Aceh, The Impossible menjadi film drama plus thriller disaster yang klise. Saya tidak menyangka endingnya akan sangat tipikal. Tapi visual effect-nya boleh juga. Berkisah tentang sebuah keluarga yang menghabiskan liburannya di Thailand.

     Maria, adalah seorang dokter yang sudah lama tidak praktek. Ia memiliki seorang suami dan tiga orang anak lelaki yang sehat-sehat. Tentu saja dengan kepunyaan harta yang bergelimang.

    Tapi Tuhan selalu menyindir manusia dengan berbagai cara. Uang tidak bisa dibeli, bencana alam datang. Tsunami menyerang ressort di kawasan pantai. Orang-orang tewas, Maria dan anak sulungnya, Lucas, terpisah degan suami dan anak-anak yang lain. Di tengah terjangan sapuan air laut yang deras ke daratan, Maria dan Lucas saling menyelamatkan diri. Maria yang sekarat akhirnya berhasil menyelamatkan diri dengan sang putra kesayangan.

    Mereka tiba di rumah sakit penampungan dan Maria harus mendapatkan perawatan intensif. Lucas pun diajarkan cara bagaimana menolong seseorang. Lucas yang awalnya individualis dan realistis pun akhirnya menjadi anak yang penuh empati. So classic -__-

    Suatu hari Lucas kehilangan ibunya kala ia menolong orang lain. Lucas mengira Maria tewas, padahal tidak (padahal kalau 'teas' akan 'lebih baik' :D .Maklum pecinta film satir -_-).



     

    Di sisi lain, suami Maria juga ikut mencari. Dan tebak, dua anak lelaki selamat! Ceuk orang Sunda mah ditangtayungan alias diberkati. -_-. Dari sini saya sudah bisa menebak kalau semua akan berjalan klise.

    Sang suami ketemu Lucas, Maria entah hidup entah mati, dan semuanya berakhir bahagia. Menuju pertengahan film, kamu mungkin ingin bagian ini dipercepat. Tapi tidak! Kamu dipaksa duduk di bangku bioskop dan wajib menonton serangkaian adegan klise dan dialog sok filosofis yang annoying.

    Menuju ending, sang kreator berusaha memberikan efek ketegangan berupa: Ini si Maria hidup atau tewas? Beruntung, kita dimanjakan dengan 'proses' cederanya Maria saat diserang tsunami. Dan ini menjadi bagian terbaik dan artistik film ini.

    Meski pun untuk sebagian orang -dan untuk tipikal penonton kayak saya, saya cuma hanya bisa nguap saja pas film selesai.

    Bikin nangis? Jujur iya. Saya menitikkan air mata kucing. Betapa rapuh. Tapi itulah yang terjadi. Dan hanya saya lakukan sekali di awal-awal film.

    Berkat film ini, Naomi Watts mendapatkan nominasi Best Actrees Oscar 2013. Apakah ia akan memenangkannya? Sepertinya ia hanya akan jadi clapper saja. Begitu banyak aktor lain yang bisa melakukan hal serupa seperti Maria. Tapi saya juga belum melihat penampilan aktor lain di film-film yang masuk Oscar 2013. Jadi tunggu saja deh. Xixixi ...-_-

    Akhirnya, The Impossible menjadi film drama yang mudah ditebak namun memiliki ketegangan yang luar biasa. Sangat tepat menjadi tontonan pilihan di akhir minggu bersama keluarga. Tapi tidak, saking begitu pedihnya scene demi scene soal kesakitan fisik, film ini malah kayak film horror slasher. Jadi kurang aman ditonton anak-anak kecil. Heu...

    Score: 7/10


    4 Komentar

    Unknown mengatakan...

    gk sneng drama,snengnya action. ad gk kyk meong action kyk garfield gitu?

    dd kecil mengatakan...

    Masalahnya ini berdasarkan kisah nyata keluarga Maria itu, jadi ya ga bisa Maria dimatiin, pan emang aslinya mereka semua selamat..yea,based on a true sory

    dd kecil mengatakan...

    Masalahnya ini berdasarkan kisah nyata keluarga Maria itu, jadi ya ga bisa Maria dimatiin, pan emang aslinya mereka semua selamat..yea,based on a true sory

    saman mengatakan...

    film ini memang dari kisah nyata. tapi dituturkan tidak naratif lewat salah satu sudut pandang tokoh (maria). bisa saja maria tewas dan pengambilan sudut pandangnya oleh tokoh lain. tapi film ini memang dituturkan lewat sudut pandang orang ketiga yakni kita sebagai penonton.

    kalau bergaya naratif ala Maria, ya kita semua tahu dia bakalan terus hidup. mungkin maria dan keluarganya hanya salah satu kluarga yg beruntung karena jadi 'satu2nya' keluarga yang selamat

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    SMNDY Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan