• 7 Oktober 2012

    THAILAND selama ini dianggap sebagai produsen film horor di Asia yang segar, berbau lokal, dengan tingkat keseraman yang cukup mencekam. Namun tahun ini, genre film horor di ThAI sepertinya mengurangi penurunan kualitas. Susah mencari horor sekelas Phobia 2 yang baik secara kualitas dan pasar. Di tahun 2011, sekira ada sat bergenre horor yang patut diperhitungkan, yaitu Ladda Land. Yang kembali diproduksi oleh rumah produksi GTH, rumah produksi yang dikenal banyak menelurkan film-film berkualitas dari berbagai genre.



    Baru saja saya menikMATI film horor terbaru Thailand berjudul I Miss You. Judul dalam bahasa Inggris ini tentu saja terdengar cupu dan tidak tepat dijadikan judul sebuah film horor. Tapi lihat poster filmnya yang ‘menggoda’. Meskipun kontennya tidak jauh-jauh dari horor dalam balutan kisah asmara yang klise. Seperti yang pernah diangkat di film-film Thai horor sejenis (contohnya film My Ex).

    I Miss You memang menarik secara pangsa pasar karena dibintangi aktor dan aktris yang kayaknya lagi digandrungi masyarakat Thailand. Yang cewek, adalah aktris remaja yang punya kecantikan Asia yang memukau (lebay). Dia pernah bermain dalam Phobia pertama ketika dia berperan sebagai siswi yang ikut-ikutan geng yang suka bullying seorang anak freak. Kali ini dia berperan sebagai dokter. Dan sayangnya karena terlalu imut dan masih kelihatan ABG, karakter dokter yang seharusnya dibuat tangguh dan kuat, tidak kita dapati. Kita mungkin hanya akan melihat sejenis mahasiswi magang atau fresh graduate yang udah hebat bisa jadi dokter di bagian bedah.

    Sementara aktornya adalah pemain sinetron dan model di Thailand. Tampangnya ganteng dan proporsi badannya tipikal model. Namun hanyalah salah satu aktor yang mudah dilupakan karena ketampanan yang membosankan. Apalagi jika kualitas aktingnya esek-esek. Dan nyaris enggak ada satu pun aktor yang bermain bagus di sini. Semua terlihat sangat ‘sadar kamera’, tidak natural, dan terlalu berlebih dalam bergestur dan bermimik muka. Istilahnya mah kayak shitneron banget lah.

    Plot

    FILM dibuka dengan seorang dokter professional, Dr Thana yang masih depresi gara-gara tunangannya tewas kecelakaan. Waktu itu dia dan pacarnya satu mobil bareng, terus ada sepeda motor nyalib, kecelakaan deh.  Yang meninggal hanyalah pacarnya, dan karena bukan sejenis Angelina Sondakh atau Saepul Jamil yang gampang dapetin pengganti padahal sang pasangan tewas mengenaskan, pria ini susah banget ngelupain almarhumah ceweknya. Sampai-sampai di apartemennya dipajang lukisan gede sang pacar yang lagi preweeding. Berlebihan sih, soalnya itu foto gedenya naudzubillah min zalik. Itu dokter juga rutin banget ngasi buket bunga wediing di tempat kejadian kecelakaan. Dan tebak apalagi yang menggelikan? Itu mayat pacarnya enggak dikuburin! Malah masih disimpen di ruang mayat. Iiih.

    Nah, ada dokter imut marmut  bernama Nok. Dia suka sama Thana, dan sebaliknya juga begitu. Tapi karena Thana masih dibayangi masa lalu, Thana ragu. Sementara Nok tahu kalau arwah mantan pacar Thana suka gangguin cewek-cewek yang deket sama Thana. SIngkatnya, Nok kesel karena enggak dianggap. Terus ternyata pas di mobil, sebelum kecelakaan terjadi, Thana sempat selingkuh. Thana One night stand sama cewek. Cewek ini juga masih suka main ke apartemen Thana. Dan entah kenapa ini cewek malah mati belakangan. Kenapa enggak menjadi korban pertama aja? Secara biang keroknya dia. Cara matinya pun klise, selingkuhan Thana ini terpeleset dari balkon apartemen dan tewas tepat ketika Nok berjalan di lantai bawah.

    Jadi Box Office

    I Miss You mungkin tontonan yang tepat untuk penonton drama, awam, dan nyari scene-scene deg-degan alias penampakan yang sebenarnya jelek dan enggak serem.  Tapi film ini jadi box office di Thailand sendiri. Mungkin karena jajaran pemainnya yang menjual. Meski kurang bagus menurut saya, tapi efek kecelakaan dan sinematografinya dibuat rapi dan professional. Inlah salah satu ciri khas tontonan Thailand yang tidak murahan dan tidak sayang bujet. Emangnya di Indonesia apa? Yang bisanya Cuma jual tete paha dada?

    Score:6/10

    3 Komentar

    Unknown mengatakan...

    udah lama gak nonton nih... jadi pegen nonton film lagi. tapi kayaknya nunggu hari libur aja, soalnya yg diajak bisanya juga pas libur.

    Unknown mengatakan...

    SERU KOK CERITANYA,, PEMAIN AND CERITANYA MENARIK..

    Fiqriah Nur Fadilah mengatakan...

    Kang, sigana film nu ku akang tonton mah rarame. Kenging nambut teu abi? :3

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    SMNDY Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan