• 7 Juli 2012

    DARK Flight 407 (2012) digembar-gemborkan sebagai horor Thailand 3D pertama yang menghentak lewat trailernya yang meyakinkan. Bintang papan atas Marsha Vadhanapanich yang sebelumnya berperan dalam Alone dan Phobia 2 memperkuat keyakinan saya bahwa film ini memang hebat. Namun reaksi saya sebagai penonton mungkin sama dengan tipikal penonton kritis yang tak mudah dikibuli. Film ini jelas-jelas dibuat dengan naskah tidak matang meski dengan teknis ala 'Asia'.

    Plot dan Spoiler

    New adalah pramugari yang sepuluh tahun lalu selamat dari kecelakaan pesawat yang ditumpanginya. Tanpa sadar, dia bekerja di pesawat yang pernah memakan korban itu. Pesawat jenis boeing SA 407 ini direvisi sedemikian rupa dan melakukan penerbangan pertamanya dengan sedikit saja penumpang. Ketika pesawat terbang landas, beberapa teror mulai berhujanan. Telor-telor itu, euh maksud saya teror-teror itu sama sekali tidak menyeramkan, paling tidak menurut saya. Malah lebih sering bikin saya ngakak luar dalam (?). Mau tahu jenis teror-teror geje itu. Jilat saja kalau itu maumu!

    1. Bule kesurupan, kepalanya muter 360 derajat. Sebelumnya dia berdiri menarik perhatian penumpang lalu wajahnya mirip zombie dengan urat-urat ijo yang keliatan. Udah gitu dengan efek editing yang bisa saya tebak, aksi muter kepalanya malah bikin saya gutak-gitek  di sudut kamar.


    2. Anak kecil mantul-mantulin basket, padahal yang dipantulin adalah kepalanya sendiri ke arah penumpang. Enggak heran sih, sebab adegan ini ada di trailernya. Saya sih berharap dia mantulin dan lemparin duren terus kena ke muka penumpang. Lebih gore, kan?

    3. Adegan menuju ending ini lumayan berbau-bau Final Destination. Ketika kereta dorong bergerak dengan sendirinya dan ngebuka benda-benda tajam alat makan seperti sendok garpu yang nusuk seorang penumpang sampai mati. Penumpang cewek itu harus kehilangan keindahan payudaranya yang udah tertancap piso garpu, yang keliatan banget enggak tertusuk secara dalam. Tau-tau itu orang mokat aja, dan tebak, dia hidup lagi sebagai 'zombie' (baca: kesurupan). Padahal tokoh ini paling banyak membunuh para penumpang yang dikiranya zombie. Tapi harus tewas HANYA DENGAN beberapa alat makan yang menusuk dadanya. Plis deh.

    Ketusuk gini aja udah mati..

    4. Adegan seorang penumpang yang enggak sengaja ngelemparin kapak karena penumpang lain dikiranya hantu. Saat kapak menyerang, efek 3D pun 'terasa' ke mata penonton. Kapak pun menancap bagai tempelan ke wajah seorang pramugara. Enggak nunggu satu menit, itu pramugara udah jadi hantu, lengkap dengan 'aksesoris' kampak yang menempel di keningnya. Yeah, moga Lady Gaga lihat film ini dan mencontoh asyiknya naro kampak di muka (alias beungeut).

    5. Yang paling bikin saya dan sepupu saya ngakak adalah pas seorang penumpang, sebut saja bernama Kamboja (jadi berasa koran kuning), ingin masuk toilet yang dianggapnya tempat persembunyian yang baik dengan tabung gas. Toilet itu dihuni sepasang bule pasutri yang juga ketakutan setengah mati. Akhirnya tabung gas itu menghancurkan pintu dan mencederai kepala si bule cowok yang gendut. Si gendut ini nubruk istrinya sampai masuk ke wastafel berair. Terus si istrinya megap-megap deh, berasa ada seseorang yang nekenin palanya dari belakang. Hei, suami ente di belakang kali! Emang enggak bisa bangun apa? Yeah, kalau aja sinematografi dan editingnya lebih nyaman, mungkin saya lebih melegalkan aksi geje tersebut. Hoaaah (cubit dada teman saking gemasnya -sama pelem ini).

    6. Gimana dengan slasher/gore/bacok-bacokannya? Aneh aje, padahal yang nyutradarain film horor sadis Thai yang berjudul Art of the Devil 2. Tapi adegan bacok kepala pake pisau atau pake tabun gas malah cuma keliatan muncrat-muncratannya doang. Plis, deh, Kalo muncrat-muncratan sih semua orang juga bisa kalee. Nih, Croot (bunyi muncratan ingus. Lagu pilek soalnya). Abaikan =.=/.

    Konyol Luar Biasa

    Secara keset mata, euh maksud saya kasat mata, film ini memang berusaha mengambil premis (mulai nyolong istilah blogger film review) film-film seperti Airplane (1980, film ini sempet muncul di TV dan banget-banget mengerikan pas nonton kala masih bocah), Air Panic (1992), atau Snakes on the Plane (2005). Dan tentu saja salah satu film dari Phobia yang terakhir (apa judulnya lupa), yang meski film pendek, tapi aura seramnya enggak ketulungan coy! (ya elah bahasanya jadul beud ..)


    Yang paling menggelikan lain adalah, ternyata setan-setan di pesawat bisa mampus dengan cara yang sangat sederhana. Yeah, dengan cara ditertawakan! Apa?! OMG! Kalaulah Bang Anus Purbakala bisa modar juga dengan hanya ditertawakan, mungkin ia sudah mod*r dari dulu. Sementara endingnya, sungguhlah sebuah hal yang lagi-lagi klise. Untuk memberi efek dramatis, New (tokoh utama, pramugari yang diperankan Marsha), mati bagaikan pahlawan yang sudah menyelamatkan hanya TIGA nyawa dari sekian belas penumpang dan kru di pesawat.

    Soal tegang dan tidaknya kayaknya masing-masing orang beda-beda, yah. (Omongan menjurus). Bukan! Maksud akyu, bisa jadi film ini menarik di sebagian penonton, dan malah jadi sampah busuk di penonton lain. Nah, saya adalah tipikal penonton yang disebutkan paling akhir. (Apa? Sampah busuk?) Bolehlah =.=/
    Yang jelas tata teknisnya tidak terasa kalau itu memang terjadi dalam pesawat. Bahkan scene yang sepanjang 100 menit durasi itu dilakukan di pesawat, amat terlihat dilakukan di ruangan dekorasi atau koridor pesawat yang jadi setting film. Sinematografinya juga kurang spektakuler, enggak kayak gambar-gambar dari rumah produksi GTH. Soal scoring dan tata suara, standar lah ya. Terus gimana soal efek 3D-nya? Wah, minim banget, sama sekali enggak ada yang istimewa bahkan mungkin efeknya cuma bisa dihitung jari dalam scene-scene yang punya efek 3D. 

    Score: 4/10

    7 Komentar

    Miawruu mengatakan...

    ngakak baca koment2 nya wana wkwkwkwkwkw...

    btw, liat gbr pramugari yg garpu2 nancap ke dadanya. kok bisa mokad dianya, garpunya jg nancapnya bgn luar doang (msh kliatan jari2 garpunya) ga nancep sampe masuk ke dalam, setidaknya 1/2 dr garpu itu nancep ampe kedalam. kan baru bs mokad. lah ini, cuma nancap bgn2 luar doang. lagian kan tertahan ma payudaranya. harusnya cm luka2 doang itu mah (atau ambil gbrnya saat garpunya masih belum bgtu nancap mpe kedalam bgt ya?)

    trus endingnya, Ya oloooooo... cuma dilawan dg tertawa??? #nyelem ke lumpur blup blup blup

    saman mengatakan...

    soal garpu itu, padahal baru 3 yang nancep, tapi ekspresina udah siap2 kesakitan wakakaka.. ;p

    Unknown mengatakan...

    wkwkwkwk ngakak ane baca ulasannya. brarti msih lebih serem horornya indonesia dong (sampai sekuel trus berlanjut wkwkwk)

    saman mengatakan...

    untuk ukuran Indonesia, film di atas lebih baik kemana mana dong ya. paling ngggak soal teknis CGI yg jarang/g pernah dilakukan di kita ;3

    bebas mengatakan...

    gimana ya, bingung mau komen wong belom nonton filmnya hehehe :P

    Diabolus_Bonus mengatakan...

    Busyet dah.... makanya, hati2 sama garpu.. ntar bisa melotot kayak tuh cewe... hahahahaha

    queenca mengatakan...

    Hahahaha ngakak banget deh dari judulnya gw pikir ceritanya bener" syerem kaya posternya tapi taunya film komedi tahun 2012,,hahahaha jauh deh dr bayangan keluar dr theater langsung k wc n ktawa" kl bisa minta balik duit tiketnya,score 3/10 ga ada serunya

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    SMNDY Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan