• 1 November 2010

    Hiiy..
    PERNAH mengalami gejala aneh sewaktu tidur? Yakni ketika belum lelap benar, kita malah susah bergerak. Badan terasa terkunci, susah bebas, sesuatu seperti menindih dan membuat berat. Orang Sunda menamakannya eurep-eurep, sementara orang Jawa menyebutnya tindien (tindihan). Wong jepang menyebutnya kanasibara, jelema Inggris nyebutnya hagridden dan spanyola nyebutnya pesadilla. Biasanya kejadian ‘langka’ ini dihubung-hubungkan dengan kegaiban.

    Meskipun tentu saja ada teori ilmiah yang membuat kita tidak terlalu takut pada hal-hal mistik. Konon eurep-eurep disebabkan karena gangguan makhluk halus, namun kita bisa mendapatkan penjelasan ilmiahnya dengan mudah secara medis.
    Ciri-ciri Orang Mengalami Ketindihan
    1. Tanda berdenging sebelum eurep-eurep datang.
    2. Merasa sudah terjaga namun ternyata masih dalam kondisi tertidur.
    3. Tidak bisa bicara, bergerak, berteriak, badan dikunci.
    4. Beberapa orang kebanyakan menutup mata dan tak bisa membuka. Sebagian malah tetap melotot dan tak bisa menutupkan kembali.
    5. Mendengar gemuruh, suara keramaian.
    6. Melihat penampakan gaib
    7. Meskipun sudah berdoa, namun kurang berhasil menyingkirkan ketindihan meski kebanyakan orang akan segera sadar (terlepas dari ketindihan).
    Pengalaman Eurep-eurep
    - Memang benar kata orang, maba (Mahasiswa baru) cenderung ‘dikerjain’ si penunggu kosan. Ini seperti yang saya alami saat saya berkos. Waktu itu karena jarang salat, saya mengalami erep-erep yang paling nyeremin: tubuh saya terbang memantul dengan sendirinya. Saya melayang dan merasakan ruangan begitu kosong (selain karena barang-barang di kosan belum lengkap waktu itu). Bunyi berisik terdengar seperti keramaian pasar. Belum lagi ada yang membisiki saya, menasehati saya. Hmm, saya pikir saya telah dinasehati oleh jin gaib. Dan tahu nggak, sejak pengalaman itu, saya membuat cerpen dengan tema erep-erep. Judulnya ‘Kafan’ dan itu dimuat di Majalah Annida. Heu. (Rada pamer kata Mbah Dee..)
    - Temen saya Yuda, dia pernah mengalami hal yang sama. Parahnya dia eurep-eurep dengan mata yang terbuka. Alhasil, dia melihat begitu banyak makhluk gaib dari berbagai bentuk yang mengelilinginya. Hiiy..
    - Temen saya Rangga, dia nggak pernah mengalami eurep-eurep sampai menginap di kosan temannya sewaktu SMA. Seperti yang saya alami, suara gaduh terdengar tiba-tiba dan setelah itu ia bisa lepas setelah berusaha keras. Suatu hari ia nonton bola tengah malam sendirian dengan mata 5 watt, Ia pun setengah tertidur dan anehnya ia –antara sadar dan tidak- dibisiki dari dua suara yang berbeda. Keduanya mengobrol asal kedatangan mereka. Misalnya yang A dari gunung dan yang B asli kampung (yang ditempati Rangga). Sesadarnya ia langsung minta dikelonin sang mama. Dan sejak saat itulah Rangga bertobat. XD
    - Temen nyinyir saya Vitha pernah juga ngalamin. Namun karena dia cewek tangguh (meureun) dia nyeritan dengan bangga kalau dia pernah eurep-eurep dengan mata terbuka dan yang ia temukan adalah pocong di sudut kamar. Nah, yang ini kejadiannya lumayan sering. Baca di forum-forum net kebanyakan komentatornya mengalami hal ini. Serem, yak!
    Sebab-sebab
    - Kacamata Mistik
    Dari kacamata ini, eurep-eurep disebabkan oleh gangguan jin.
    1. Kita tidak disukai kalangan makhluk halus karena kita sering terlihat  melakukan perbuatan dosa.
    2. Kita memiliki daya tarik bagi jin. Dalam tingkat tertentu, seseorang bisa digerayangi oleh sesuatu yang tak kasat mata itu.
    3. Menuju tidur, nyawa kita mulai beranjak meninggalkan badan. Namun belum sepenuhnya. Hal ini membuat makhluk halus bisa ‘mengambil alih’ badan kita. Maka terjadilah kegencetan itu.
    - Kacamata Medis
    Secara ilmiah tindihan disebut Isolated Sleep Paralysis (ISP) yang terjadi menjelang tidur. Merupakan bagian dari fenomena psikologis. Rapid eye movement (r.e.m) alias kecepatan pergerakan bola mata diluar kebiasaan adalah tanda awal seseorang berpotensi mengalami tindihan.
    1. Stres berat menjadi pemicu munculnya Miss eurep-eurep.
    2. Badan yang lelah
    3. Posisi tidur yang salah.
    4. ‘Macetnya’ aliran darah’
    5. Adanya gangguan pernapasan.
    Namun menurut saya, saya lebih meyakini adanya aspek mistik dalam hal ini. Sebab makhluk gaib memang ada di sekitar kita. Mereka tahu keberadaan dan kebiasaan kita. Meskipun erep-erep datang, hal ini tak perlu terlalu ditakutkan. Justru yang paling ditakutkan adalah manusia (baca: orang jahat) yang punya kemungkinan membuat kita almarhum.
    Tips Menghadapi eurep-eurep
    1. Berdoa sebelum tidur.
    2. Kalau perlu berwudhu.
    3. Lawan eurep-eurep dengan terus bergerak. Sebab jika diteruskan bukan tidak mungkin kau akan dibawa ke ‘tempat lain’ atau diperlihatkan sesuatu oleh makhluk lain.
    4. Hirup napas dan keluarkan pelan.
    5. Gerakkan jari kaki dan jari tangan sebelum menggerakan yang lain.
    6. Baca ayat Qursy bagi yang muslim ketika erep-erep datang. Atau bisa pula doa-doa lain.
    7. Bersihkan tempat tidur dan kamar.
    8. Tidur dengan posisi miring (lebih baik ke kanan) dengan tangan yang menyelip di bawah bantal.
    9. Atau baca ini (dari forum kaskus.us):
    Doa Memohon Cahaya
    Bismilahirohmanirohim.
    Allahumamaj'al lii nuuran fii qalbii, wanuuran fii qabri, wanuuran fii sam'ii wanuuran fii basharii wanuuran fii sya'rii wanuuran fii basyarii wanuuran fii lahmi wanuuran fii damii wanuuran fii'izhaamii, wanuuran mim baini yadayya wanuuran min khalfii wanuuran 'an yamiinii wanuuran 'an syimaalii wanuuran min fauqi wanuuran min tahtii. Allahumma zidni nuuraw wa a'thinii nuuraw waj'al lii nuuraw waj'alnii nuura.
    artinya :
    Ya Allah jadikanlah cahaya dalam kalbuku, cahaya dalam kuburku, cahaya dalam pendengaranku, cahaya dalam penglihatanku, cahaya dalam rambutku, cahaya dalam kulitku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku dan cahaya dalam tulang2ku. Dan cahaya di hadapanku, cahaya dibelakangku, cahaya disebelah kananku, cahaya di atasku dan cahaya di bawahku.
    Ya Allah, tambahkanlah cahaya kepadaku, berikanlah cahaya kepadaku dan jadikankah cahaya bagiku dan jadikanlah aku CAHAYA.
    Ilustrasi:misteri.radensomad.com
    Nah, itulah sekilas dengan eureup-eurep. Semoga bermanfaat..


  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    SMNDY Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan