• 1 Desember 2013

    PERNAH nggak? Lo dikatain goblok hanya karena lo berbeda pandangan sama kelompok tertentu. Kalau jawabannya pernah atau bahkan sering, selamat! Itu bisa jadi lo udah mampu punya sikap kesatria karena mampu mengeluarkan pendapat lo pribadi. Yang bisa jadi mewakili pendapat sebagian orang. Tapi kita tahu kan, kalau ada aja kelompok orang yang mungkin aja punya jiwa kerdil. Semoga gue nggak bilang kalo orang yang ngatain orang lain dengan sebutan goblok itu adalah orang berjiwa kerdil. Tapi apa kata ganti yang lebih sopan selain itu?

    Dua hari yang lalu gue berharap bisa dapat teman dari catlovers pro steril. Gue memberikan pandangan sesopan mungkin dan bersahabat. Tapi pada faktanya mereka barangkali lahir sebagai anak mama yang tutup kuping sama perbedaan pendapat. Mereka barangkali cuma kepengen denger dan menemukan hal-hal yang satu pendapat dengan mereka saja. Mengenyahkan suara-suara yang membuat mereka terusik!

    Padahal gue sama sekali tak memaksakan kehendak kalau pendapat gue harus diamini. Dan kalaupun seseorang kesal sama opini gue, sebaiknya sih nyinyir aja geto. Atau jangan-jangan gue tersinggung sendiri karena gue goblok? Entahlah ... :D Tapi nggak perlu survei untuk membuktikan kalao orang yang dikatain goblok itu akan merasa kesal. Goblok kan sebutan yang kasar bingit kakak!

    Ini contohnya. Pas gue online, eh ada mention nama gue (tiap akun FB bisa mention nama FB gue yang versi fanpage, meskipun akun-akun itu diprivate dan gue nggak bisa bales). Ini capture-annya



    Gue kepengen jawab dan akhirnya gue berhasil ngejawab:

    Saya: Gue masih sangat heran, karena elo berbeda pendapat, elo dimaki-maki. Padahal elo udah menyampaikan perbedaan pendapat lo sesopan mungkin dan gak memaksa kalau mereka harus sepandangan sama lo. Kita ini benang merahnya penyayang kucing. Gue anti steril/kebiri kucing, dan mereka pro kebiri. Jadi apa yang salah? setiap orang punya kontribusi dengan cara masing2 untuk menunjukkan rasa cinta mereka terhadap kucing. Jangan karena gue berbeda sama lo terus gue dikatain goblog. Aneh anda ini. gue pengen kasih lu makian. jadi gue cukup bilang kalau lu CUNGUK! wkwk



    Jawaban dia adalah:


    Gue harap tu orang emang bocah. Wkwkwk... Kalo yg ngatain PANTES AJA SUKA NGEBLOG JADI GO BLOG. Itu masih bisa diterimalah. Soalnya dia bilangnya Go Blog bukan goblok. :D

    Udah tiga tahun berkecimpung di dunia blogger dan gue kayak membahas 'segala hal'. Karena membahas dunia anak muda dan entertaining yang kerap lebih dapat perhatian dari persoalan orang dewasa semisal politik, maka udah nggak aneh lagi gue dapat respons dari beberapa pembaca. Dari yang halus sampai yang terkasar. Inget banget ya pas di awal-awal bikin blog pribadi, buset deh, kata makian sering banget gue terima. Tapi gue nggak mau drama kok. Gue ngerasa yakin kalau apa yang gue disampaikan di tulisan. gue buat di koridor yang benar. Kalaupun ada sindiran, gue berharap itu akan jadi sejenis stand up comedy. Meski faktanya tentu gue nggak bisa ngelawak!

    Dan kemudian suara-suara miring juga sempat gue denger tentang diri gue. Yeah, intinya karena gue nggak sepandangan sama sebagian kelompok. Sama aja kayak catlovers tipikal tertentu. Yang saking merasa sayangnya sama kucing, maka mereka merasa harus untuk MEMANGKAS HAK REPRODUKSI HEWAN. Kalau mau ideal, mereka juga bisa bikin artikel sendiri di blog. Tapi bagi mereka apa yang gue lakukan adalah 'pembangkangan', omdo, dan sejenisnya dan sejenisnya.

    Demikian curhatan kali ini. Yang namanya blog pastinya rumah/kandang bagi penulis. Nggak ada yang memaksa seorang pun untuk bertandang ke rumah/kandang seorang blogger.  Termasuk dari segi konten. Mau curhat kek, mau ngutarain  opini kek, segalanya serba terserah, Salam hangat ... :)

    *

    2 Komentar

    Anonim mengatakan...

    jdi kucing bisa di kebiri jga?ko tega ya?walaupun gue bkn maniak kucing ypi aneh aj ada kucing dikebiti mau jfi tentara cina tuh kucing?

    nayla kirana mengatakan...

    selalu ada pro-kontra dalam setiap masalah, karena tiap orang punya cara pandang yang berbeda. dan itu pun harusnya bukan masalah. aku termasuk orang yang pro steril, aku mengebiri kucing-kucingku dan aku punya jawaban untuk mempertanggungjawabkannya. tapi aku pun memilih untuk tetap menghormati rekanku yang tidak sepaham denganku. temanku pecinta kucing ras, aku lebih suka yang lokal. aku sterilin kucingku, dan temanku bahkan cari breeder saat masa birahi kucingnya. tapi kami tetap berdampingan, bahkan tetap bisa diskusi. semua kembali kepasa msing-masing pribadi

    aku bisa merasakan bagaimana "rasa" digoblogin, ketika aku berkata tidak keberatan dengan pembagian kondom gratis pada seorang teman yang mengajakku beraksi anti pembagian kondom.
    yeah, begitulah.. tak banyak orang mau menerima perbedaan

  • Copyright © - Nisekoi - All Right Reserved

    SMNDY Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan